menggunakan time clauses dan if clauses untuk masa depan

0

Tentu kita sudah mengenal yang namanya adjective clauses dan noun clauses. Nah kali ini kita akan membahas time clauses. Time clauses sendiri bentuknya masih clauses alias belum menjadi kalimat sempurna. Oleh sebab itulah, time clauses umumnya dimulai dengan when, before, after, as soon as dll.

Nah pada kesempatan ini kita akan mengupas bagaimana cara menggunakan time clauses dan if clauses untuk mengungkapkan suatu kejadian di masa depan atau future time.

Saat belajar future tense tentu kita sudah pahami mengenai penggunaan will dan be going to. Namun ketika menggunakan time clauses dan if clauses saat menyatakan untuk kejadian yang akan datang will dan be going to tidak digunakan. Mari kita lihat contohnya.

Before I join the club tomorrow, I am going to do my homework.

Mari kita lihat dari kalimat diatas, kita ketahui bahwa before I join the club tomorrow adalah time clauses. Sedangkan I am going to do my homework adalah sebuah kalimat dan bukan clausa.

Jadi coba kita perhatikan time clausesnya yaitu   Before I join the club tomorrow . Lihat tidak ada penggunaan will dan be going to karena berbentuk clausa walaupun ada kata tomorrow yang menyatakan masa depannya.

Jadi salah jika teman membuat kalimat seperti dibawah.

Before I am going to join the club tomorrow, I am going to do my homework

Karena rumusnya adalah time clauses untuk menyatakan masa depan tidak menggunakan will dan be going to melainkan menggunakan rumus simple present.

Mari lihat contoh lainnya dengan menggunakan if clauses

If you come to my home tomorrow, I am going to cook noodles.

Sama bukan, tidak ada pemakaian will dan be going to pada if clausesnya.


Mengenail posisi time clausesnya juga bisa di belakang contoh:

Andi will give you the book when he goes to school tomorrow.

Nah bagaimanapun posisinya yang perlu diingat adalah saat menggunakan time clauses maupun if clauses untuk menyatakan masa depan maka pada clausesnya tidak menggunakan will dan be going to.

Nah teman-teman sekalian dan demikian penjelasan singkat tentang penggunaan time clauses dan if clauses untuk menyatakan masa depan, semoga bermanfaat.

menggunakan could dan can

0

Sebelumnya kita sudah mempelajari may dan might. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas kembarannya yaitu can dan could.Can dan could mempunyai beberapa kegunaan diantaranya;

1. Could untuk menyatakan prediksi atau kemungkinan contoh:

The exam could be difficult for us.

Andi is not busy today. He could attend this meeting.


2. Penggunaan could dan can untuk mengungkapkan permintaan kepada orang. Khusus poin ini keduanya bisa dipakai.

Could you help me?

Could I go with you?

Can I go with you?

3. Can untuk menyatakan izin

You can take my notes

You can borrow my pencils

You can not take my notes


4. Can untuk menyatakan kemampuan

I can speak Bahasa

I can ride motorbike

Fish can swim


Catatan tambahan:

Jika anda menyatakan kejadiannya di masa lampau atau dalam bentuk past, maka can diubah menjadi could contoh:

I could speak clearly when I was 5 years old.


Nah untuk mengubah ke kalimat negatif cukup tambahkan not setelah could dan can. Contoh:

I can not ride motorbike

You can not take my notes

You could not ride motorbike when you were 15.


Itulah beberapa penggunaan could dan can yang saya ingat. Klo ada kekurangan mohon ditambahkan ya. Selamat belajar.

menggunakan may dan might

0

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas penggunaan may dan might. Bagi yang suka membaca Bahasa inggris pasti sudah akrab dengan kata-kata may dan might. Tapi mungkin ada sebahagian dari teman-teman yang belum apa saja kegunaan dari may dan might sendiri. Untuk itu mari kita lihat beberapa penggunaan may dan might berikut ini.

1. May dan might digunakan ketika ingin menyampaikan suatu kemungkinan yang bisa terjadi bisa juga tidak, contoh:

The weather may be good today
The weather might be good today

It may happen tomorrow
It might happen tomorrow

Sedangkan untuk kaliat negatifnya cukup tambahkan not

It may not happen tomorrow
It might not happen tomorrow


2. Maybe sebagai adverb

Maybe it will happen tomorrow.

Maybe she is busy.

Maybe tanpa sepasi seperti diatas berfungsi sebagai adverb hampir sama seperti perhaps


3. May digunakan ketika meminta sesuatu

May I take another apple?

May I please take another apple?


4 May digunakan sebagai nama bulan mei

I was born on May 21, 1994


Itulah beberapa penggunaan may dan might.

menggunakan another, other, the other, others, the others

0

Pada kesempatan kali ini kita akan membelajari bentuk-bentuk other. Ada 5 macam bentuk dari penggunaan other yaitu, another, other, the other, others, the others. Secara garis besar kelima macam kata tersebut berfungsi untuk menyatakan keberadaan benda lainnya. Agar mudah memahaminya mari kita pelajari satu per satu;

Another dan the other yang berbentuk singular (tunggal)

Another
Another adalah gabungan dari an + other yang bearti satu benda tunggal lainnya yang tidak spesifik. Tidak spesifik disini maksudnya adalah kita masih mempunyai pilihan lainnya namun tentunya kita tetap harus memilih satu. Agar tidak bingung mari perhatikan contoh dibawah.

Andi had 6 oranges. He ate one orange. Andi was still hungry. Then he ate another orange.

Perhatikan kalimat diatas: Andi punya 6 buah jeruk. Kemudian dia memakan satu buah. Namun Andi merasa masih lapar. Andi pun memakan satu jeruk lainnya. (jeruk yang andi pilih bisa yang mana saja dan tidak spesifik)

Terdapat 3 cara dalam menggunakan another:

1. another Andi read one book. Then he read another.
2. another + (singular noun) Andi read one book. Then he read another book.
3. another +one Andi read one book. Then he read another one.


The other
The other dapat digunakan ketika hanya terdapat 1 benda terakhir yang bersifat spesifik. Ilustrasinya seperti ini

There are three flowers in my garden. Two of them are tulips. The other one is a rose.
Ada 3 bunga di kebun saya. Dua bunga adalah tulip. Yang satunya lagi adalah mawar. (mawar di sini adalah jenis bunga terakhir dan merupakan benda yang spesifik)

Terdapat 3 cara dalam menggunakan the other:

1. the other There were 2 books on the table. Andi read one book. Then he read the other.
2. the other + (singular noun) There were 2 books on the table. Andi read one book. Then he read
    the other book.
3. the other +one There were 2 books on the table. Andi read one book. Then he read the other one.


Other, others, the other, dan the others yang berbentuk plural (jamak)

Other
Penggunaan other hampir sama seperti another sama-sama menjelaskan benda yang tidak spesifik, hanya saja other diikuti dengan plural noun alias bendanya lebih dari satu. Perhatikan contoh dibawah.

There are so many kinds of flowers on the earth. The tulip is one kind. Some other kinds are roses, dahlias, and camellias.

Dari contoh diatas jelas kita dapat lihat, ada sangat banyak jenis bunga di dunia, dan tentunya hal ini sangat umum dan tidak spesifik.

You may eat other oranges if you are very hungry

Ada 3 cara penggunaan other yaitu:

Other + (plural noun) You may eat other oranges if you are very hungry.

Other + ones You may eat other ones if you are very hungry.

Other + s You may eat others if you are very hungry.


The other(s)
Sama seperti the other menjelaskan benda tersisa yang spesifik. Bedanya the other(s) kali ini diikuti dengan plural noun. Coba perhatikan contoh:

There were 3 people in the class. One of them is Andi. The other people are Ani and Ali.

Perhatikan disini adalah 3 orang di dalam kelas. Satu dari mereka adalah Andi. Dan yang tersisa adalah Ani dan Ali. Disini jelas disebutkan 3 orang yang satunya adalah Andi, dan terdapat dua orang lainnya. Tentunya kedua orang ini bersifat spesifik karena disana hanya terdapat 3 orang saja. Begitulah kira-kira cara memahaminya ya teman-teman.


There were 5 oranges on the table. Ali took 2 oranges. Andi ate the other oranges.

Artinya disini adalah Andi akan memakan beberapa jeruk terakhir yang sifatnya spesifik karena jeruk selain itu sudah diambil Ali.

Ada 3 cara penggunaan the other(s) untuk jamak yaitu:

The other + (plural noun) Andi will eat the other oranges.

The other + (ones ) Andi will eat the other ones.

The others Andi will eat the others.



Semoga penjelasan diatas, dapat menambah ilmu saya dan tentunya ilmu teman-teman semuanya.



menggunakan reflexive pronouns

0

Pernah dengar kata-kata myself, yourself, himself, itself, ourselves, yourselves ataupun themselves. Ya kata-kata inilah yang disebut dengan reflexive pronoun. Sesuai dengan namanya reflexive pronoun adalah kata ganti yang merefleksikan objek yang sama. Dengan kata lain reflexive pronoun digunaan ketika subjek dan objek adalah sesuatu yang sama. Mari kita lihat contohnya.

I cleaned myself in the bathroom.
Saya membersihkan diri saya di kamar mandi.

Coba perhatikan I dan myself adalah orang yang sama, saat itulah kita menggunakan reflexive pronoun.

Salah jika teman-teman membuat kalimat dengan menggunakan object pronoun:
I cleaned me in the bathroom

We saw ourselves in the mirror.
we dan ourselves juga merupakan orang yang sama

Untuk lebih jelasnya mari teman-teman perhatikan pasangan-pasangan dibawah ini:

Bentuk-bentuk reflexive pronoun:

I                                  = myself
You (satu orang)        = yourself
You (lebih dari satu)  = yourselves
He                               = himself
She                              = herself
It                                  = itself
We                              = ourselves
They                           = themselves

Itulah contoh penggunaan reflexive pronoun jadi teman-teman tidak perlu bingung lain dengan kata-kata seperti diatas.