filsuf anaximander

Anaximander adalah ahli astrologi, geologi, matematika, fisika. Anaximander berpendapat bahwa apeiron adalah pembentuk dunia yang asli, yang merupakan suatu substansi yang tidak memiliki batas definisi. Apeiron yang ia maksud adalah sesuatu yang mengelilingi segala sesuatu secara tidak terbatas dan juga sebagai sesuatu makhluk dari semua dari semua langit dan dunia seperti bumi, udara, api, air juga digerakkan oleh substansi yang tidak terbatas. Benda secara konstant bergerak dan apasaja kelahiran berasal dari yang tak terbatas akan kembali pada saat kematian. Anaximander percaya keseimbangan akhir atau keadaan adil dipertahankan diantara semua benda.

Anaximander berkata apa yang produktif dari panas dan dingin yang abadi terpisakhkan pada saat tejadinya dunia. dan bahwa semacam medan uap yang terbakar dari ini terbentuk mengitari udara yang mengelilingi bumi, seperti kulit kayu melapisi pohon, ketika ini pecah dan terhenti dalam putaran tertentu matahari dan bulanpun terbentuk.

Anaximander percaya bahwa bumi berbentuk bulat silinder, yang kedalamanya sepertiga dari lebarnya. Bumi tidak ditompang oleh apapun tetapi tetap berada pada jarak yang sama dari semua benda.

Ia juga mengatakan bahwa makhluk hidup berasal dari kulit kayu yang berduri, yaitu dari kelembaban yang melekat pada kulit kayu, dan kemudian manusia muncul dalam perkembangan organik, dengan demikian bearti manusia berasal dari makhluk lain.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »