cara membeli android bekas yang masih bagus


Sebelum membeli smartphone android bekas yang pertama yang harus kamu cek adalah kondisi fisiknya. kamu bisa cek Apakah kondisi bodynya atau fisiknya itu mulus, lecet, retak dan sebagainya. Jika terdapat kondisi fisik yang rusak seperti lecet ataupun retah maka hal itu sangat mempengaruhi harga dari Android tersebut.

Selanjutnya kalo Android bekas yang kamu beli itu casing belakangnya bisa dibuka Kamu bisa cek Apakah ada segel yang rusak. Biasanya segel yang rusak itu pertanda bahwa smartphone tersebut pernah diservis. Kamu bisa tanyakan sama penjualnya apa kerusakannya sehingga sampai diservis. Namun bagaimana kalau smartphone yang sudah pernah diservis apakah aman atau tidak? Jelas aman itu kan sudah dibetulin jadi aman tinggal tanya saja sama penjualnya kerusakan apa yang menyebabkan smartphone yang harus diservis.

Selanjutnya cek kelengkapan kotak atau box, kabel data, charger, headset. Kalau tidak lengkap maka seharusnya harganya lebih rendah dari harga yang ditawarkan sebelumnya. Kalau Android yang kamu beli itu ada boxnya cek kecocokan IMEI antara smartphone dan boxnya tujuannya untuk memastikan bahwa smartphone yang kamu begitu asli. Kamu bisa mengetahui nomor imei yang ada di Smartphone kamu dengan cara ketik *#06# lalu cocokkan dengan nomor ini yang ada di kotak.

Kemudian jangan lupa coba kameranya. Cek autofokusnya sesuai atau tidak. Cek juga hasil fotonya buram atau jelas. Apakah hasilnya terdapat dead pixel atau Tidak. terus cobain mikrofonnya. Kamu coba telepon orang, apakah ia bisa mendengar suara kamu atau tidak. Periksa juga kabel datanya, bisa tersambung ke komputer atau tidak dan jangan lupa cek layar sentuhnya.

Mengenai garansi harus dan penting kamu tanya sama penjualnya. Siapa tau ada garansi resmi yang masih tersisa. Jika garansi resmi sudah tidak ada atau habis, kamu bisa minta garansi sama penjualnya. Walaupun biasanya tidak lama paling cuma tiga hari atau seminggu kamu bisa atur kesepakatan dengan penjualnya takutnya ada kerusakan tiba-tiba. jadi pastikan kamu minta garansi sama penjualnya.

Oh ya jangan lupa waspada dengan Android replika. Memang secara fisik hampir mempunyai kesamaan tetapi di dalamnya itu sangat berbeda. Cara bedainnya ya kamu harus sering-sering melakukan riset di internet .Banyak tulisan di Google yang membahas tentang bagaimana cara membedakan smartphone replika dengan yang asli. Jangan lupa juga riset harga sebelum membeli. Agar jangan sampai Android yang kamu beli itu lebih mahal dari harga pasaran

Artikel Terkait

Previous
Next Post »