mengenal perubahan bentuk ejaan kata kerja


Halo kawan-kawan, kali ini saya akan berbagi kembali sedikit pengetahuan tentang Bahasa inggris. Pada kesempatan ini kita akan membahasa suatu perubahan bentuk ejaan yang mana hal ini sangat penting di dalam Bahasa inggris, terutama di writing.

Apakah teman pernah menemukan suatu kata yang berubah bentuk saat ditambahkan -ed ataupun -ing

Baik mari kita ambil 2 contoh sederhana yaitu kata help dan stop.

help / helping / helped

stop / stopping / stopped

Nah dari contoh sederhana diatas, terlihat bukan perbedaannya. Coba perhatikan huruf merah, pada kata help perubahan yang terjadi hanya penambahan -ing dan -ed. Sedangkan pada kata stop terjadi penambahan lebih selain penambahan -ing dan ed  huruf konsonan akhir juga menjadi double.

Kalau saja anda belum menguasai perubahan bentuk ejaan kata dalam Bahasa inggris ini, kemungkinan besar anda akan mengalami kesulitan saat menulis. Untuk itu mari sama-sama kita pelajari rumus-rumus perubahan bentuk kata kerja yang ditambahkan -ing dan -ed

1. Suatu kata yang berakhiran dengan huruf e, maka huruf e diubah menjadi ing contoh:

hope/ hoping

Namun jika berakhiran -ed makan cukup tidambahkan d

hope/ hoped


2. Ketika suatu kata berakhiran dengan 2 konsonan maka cukup tambahkan -ing atau -ed tanpa menghilangkan dan menambah satu huruf pun.

charm / charming / charmed


3.  Ketika suatu kata  yang berakhiran dengan huruf vokal dan y cukup dambahkan -ing dan -ed tanpa ada pengurangan dan penambahan huruf

stay / staying / stayed

Namun saat kata berakhiran dengan huruf konsonan dan y , maka cukup tambahkan -ing saja, namun ubah y menjadi ied jika ingin menambahkan akhiran -ed

Study / studying / studied


4. Ketika suatu kata berakhiran dengan 2 vokal dan satu konsonan cukup tambahkan -ing dan -ed saja tanpa adanya perubahan apapun

heat / heating / heated


5. Ketika suatu kata berakhir dengan -ie maka ubah akhiran -ie menjadi -ying untuk bentuk akhiran -ing. Namun untuk akhiran -ed cukup tambah -d saja contoh

tie / tying / tied


6. Nah untuk rumus yang terakhir ini maka diperlukan perhitungan ejaan. Dalam suatu kata bias saja terdapat lebih dari satu ejaan contoh kata happen terdapat 2 ejaan yaitu hap-pen.
Atau mungkin contoh kata Bahasa Indonesia yaitu membaca. Yangmana terdapat 3 ejaan mem-ba-ca.
Baik jika sudah mengerti apa itu ejaan mari kita langsung ke rumus.

- Ketika suatu kata yang terdiri dari satu ejaan dan berakhir dengan satu vokal dan satu konsonan, maka konsonan terakhir menjadi ganda  tetika ditambahkan -ing ataupun -ed lihat contoh dibahawah;

stop / stopping / stopped

Nah saat terdapat 2 ejaan dan di ejaan pertama terjadi penekanan bunyi, maka tidak terjadi perubahan apapun cukup tambahkan -ing atau -ed secara biasa

offer / offering / offering
Coba saja ucapkan offer pasting penekanannya terjadi pada ejaan off

Namun jika sebaliknya terdapat dua ejaan dan penekanan bunyinya terjadi di ejaan kedua, maka konsonan terakhir menjadi ganda

admit / admitting / admitted
Kata admit memiliki penekanan bunyi di ejaan mit



Pengecualian:  
1. Rumus diatas hanya berlaku untuk regular verb, tidak berlaku untuk irregular verb, karena untuk irregular verb dia mempunyai bentuk sendiri silahkan lihat disini

2. Tidak terjadi konsonan ganda pada akhiran w dan x contoh : fix / fixing / fixed


Nah demikianlah sedikit ilmu yang dapat saya bagi, semoga bermanfaat bagi kita semua.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »