menggunakan imperative sentence


Jika kalian sudah lama belajar Bahasa Inggris, maka kalian sudah wajib mengenal yang namanya imperative sentence. Imperative sentence sendiri adalah suatu jenis kalimat yang digunakan ketika ingin memberikan suatu perintah, menyatakan permohonan ataupun ketika ingin memberikan suatu arahan. Untuk lebih jelasnya mari sama-sama kita perhatikan contoh-contoh kalimat imperative dibawah ini:

1. Contoh penggunaan imperative sentence ketika ingin memberikan suatu perintah

Boss       : Close the window!
Secretary: Yes, sir


2. Contoh penggunaan imperative sentence ketika ingin menyatakan permohonan pada seseorang

Andi : Close the window, please.
Ari    : Okay

Dari kedua contoh diatas, lantas bagaimana membedakan antara perintah dan permohonan? Hal ini dapat kita bedakan berdasarkan dengan intonasi dari kalimat tersebut. Kalimat perintah umumnya lebih tegas dan di dalam teks biasanya diberikan tanda seru. Berbeda dengan kalimat permohonan, umumnya menggunakan nada yang lebih renda dan terkadang menggunakan kata-kata permohonan seperti 'please'

3. Contoh menggunakan imperative sentence ketika hendak memintah arahan

Dian  : Could you tell me, how to get to the mall?
Linda: Sure, Just follow the way, then turn right. It is right on the end of the street
Dian  : Okay, thank you very much.

Nah imperative sentence, dapat dapat berbentuk sesuai pola kalimat umumnya, hal ini dikarenakan karena imperative sentence dibawah ini sudah jelas diketahui tujuankan tidak lain adalah kepada pendengar yang diperintahkan, berikut contohnya;

1. Open the door
2. Please stand up
3. Don't do that
4. Silent please

Itulah beberapa contoh-contoh dari kalimat inperatif. Jadi jika kalian menemukan jenis-jenis kalimat seperti di atas maka sudah dapat dipahami bahwa hal tersebut merupakan imperative sentence.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »