cara mengatasi kelas yang ribut

Jika anda adalah guru, tentu kelas rebut merupakan masalah umum dan mungkin sering anda alami. Saat kelas ribut tentu guru akan sulit memberikan materi pembelajaran. Bahkan di situasi yang lebih parah saat keributan sudah sangat keras dan tak terkendali lagi, bukan bearti guru akan kehilangan control di kelasnya. Jika sudah terlanjur seperti ini maka guru akan mengalami kesulitan dan biasanya harus melakukan tidakan yang ekstrim. Tentu sebagai guru yang baik dalam memimpin kelas, kita tidak ingin melakukan tindakan ekstrim seperti memukul, berlaku kasar, memaki dsb. Yang kita inginkan adalah bagaimana memanajeman kelas secara baik tanpa tindakan kekerasan. Nah untuk itu beriku ada beberapa tips yang patut anda coba untuk mengontrol kelas yang ribut.

1. Berikan kesan pertama yang baik
Untuk tips ini hanya berlaku bagi yang belum pernah masuk ke kelas sama sekali, bagi yang sudah mulai mengajar silahkan loncat ke tips ke dua. Nah maksudnya kesan pertama adalah bagaimana anda memberikan kesan kepada siswa di hari pertama tentang larangan berbicara keras saat sedang belajar. Berikan siswa anda pemahaman-pemahan khusus tentang kenyamanan di kelas yang akan terganggu jika ada keributan. Selain itu anda juga dapat memberikan konsekuensi yang wajar saat seorang siswa memberikan keributan.

2. Jangan mulai bicara saat siswa belum siap
Saat anda masuk ke kelas dan ternyata masih dalam kondisi ribut, maka sebaiknya anda jangan memulai berbicara terlebih dahulu. Biarkan kelas menjadi tenang saat anda hadir. Atau jika memang mereka tetap ribut, saya sarankan anda menggunakan metode salam kepada guru sebelum mengajar. Jadi jika ada murid yang masih berbicara, maka anda dapat menyuruh mengulang salam, hingga semua telah tenang dan kondusif sehingga anda dapat memulai kelas tanpa keributan.

3. Berikan hukuman yang positif kepada siswa yang ribut
Hukuman positif bukanlah dengan cara yang kasar atau membentak, hukuman disini maksudnya adalah hukuman yang dapat membantu siswa seperti tugas tambahan, menambah catatan khusus, hafalan khusus, dll.

4. Kendalikan keributan kecil sebelum besar
Jika anda membiarkan keributan kecil makan ini akan berakibat timbulnya keributan besar. Saat keributan besar terjadi ini akan mengakibatkan susahnya dalam meredakan keributan tersebut. Bahkan bias saja suara guru pun sudah tidak terdengar sama sekali. Jadi segera antisipasi keributan kecil sebelum keributan besar. Namun tentu saja bukan bearti murid tidak dapat berbicara sama sekali, terkadang murid juga berbicara hal yang penting seperti saat kelas diskusi, meminta penjelasan dari teman sebelahnya dll. Intinya anda harus pandai menerapkan standar keributan yang wajar.

5. Berikan sapaan
Berikan sapaan kusus kepada siswa yang ribut dan berdiri di dekatnya sehingga dengan ini secara tidak langsung akan dapat membuat keributan mereda.

6. Berikan contoh pribadi yang tegas, sopan, berkharisma dan berwibawa
Banyak murid tidak memperdulikan apa yang diperintahkan gurunya karena tidak memiliki kepribadian arif dan berwibawa. Guru yang seperti ini akan dianggap sepele oleh muridnya. Guru yang baik akan selalu mencaga ucapannya, adabnya, tata kramanya, sehingga tidak perlu di perintah pun murid akan merasa segan pada guru yang memiliki kepriadian yang baik.

Selain poin-poin diatas tentu anda juga yang berprofesi sebagai guru memiliki pengalaman atau cara khusus dalam meredakan kelas yang ribut, jika iya silahkan tulis di komentar ya,

Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Latest
Previous
Next Post »